04/06/2026
Inter Milan Krisis Kemenangan, Kolarov: Kritik Boleh, Tapi Ingat Siapa Pemuncak Klasemennya!

Inter Milan Krisis Kemenangan, Kolarov: Kritik Boleh, Tapi Ingat Siapa Pemuncak Klasemennya!

Beritabola206.com : Inter Milan kembali kesulitan meraih kemenangan. Hasil imbang 1-1 di kandang Fiorentina, Stadio Artemio Franchi, melanjutkan tren buruk bagi pemimpin klasemen Serie A ini, yang tampaknya kehabisan tenaga di titik kritis musim ini.

Hal ini benar-benar memengaruhi persaingan perebutan Scudetto. Keunggulan mereka yang sebelumnya nyaman kini menyusut, memberi AC Milan dan Napoli harapan untuk merusak perayaan gelar Inter.

Pertandingan sebenarnya dimulai dengan gol cepat dari Francesco Pio Esposito kurang dari satu menit setelah dimulai. Namun, Fiorentina membalas dengan gol dari Cher Ndour, yang mencetak gol dari bola rebound setelah penyelamatan Yann Sommer.

Di tengah kritik yang ditujukan kepada tim asuhan Cristian Chivu, pembelaan datang dari pinggir lapangan.

Aleksandar Kolarov, asisten pelatih yang sementara bertanggung jawab karena skorsing Chivu, memutuskan untuk membela tim dari tekanan media.

Kolarov: Berhenti Anggap Remeh Pencapaian Inter

Kolarov tidak menampik bahwa performa timnya sedang mengalami penurunan standar. Meski demikian, ia menegaskan bahwa status Inter sebagai pemuncak klasemen bukanlah sebuah kebetulan yang bisa dipandang sebelah mata.

“Kami tahu tiga poin sangat fundamental, tapi Fiorentina juga layak mendapatkan apresiasi atas performa mereka,” ungkap Kolarov kepada DAZN Italia.

Ia menyadari publik mulai gelisah melihat grafik permainan Inter yang menukik. Baginya, satu poin dari kandang lawan yang sedang dalam performa terbaik tetap memiliki nilai positif.

“Ini bukan pertandingan terbaik kami dan kami tidak sedang dalam periode terbaik musim ini, tapi kami masih unggul enam poin di puncak klasemen. Semuanya tetap berada di tangan kami,” tegasnya.

Masalah Mental dan Rekor Buruk Saat Unggul

Inter punya penyakit kronis yang kumat di Florence. Musim ini, mereka telah membuang total 12 poin dari posisi unggul terlebih dahulu—catatan terburuk dibandingkan klub Serie A lainnya.

Kolarov mensinyalir adanya penurunan determinasi dan ketajaman yang dipicu oleh jadwal padat. Kelelahan fisik disebutnya sebagai faktor utama yang menggerogoti konsentrasi para pemain di menit-menit krusial.

“Kami kekurangan determinasi dan mungkin juga ketajaman, karena kelelahan terakumulasi dari banyaknya pertandingan yang telah dijalani,” imbuhnya.

Ia merasa heran dengan narasi publik yang seolah mewajibkan Inter untuk selalu menang dengan skor telak di setiap laga.

“Saya ingin tegaskan, saat bicara soal Inter, orang-orang bertindak seolah kami harus menganggap semuanya remeh. Jika kami unggul enam poin, itu artinya kami telah melakukan banyak hal baik sepanjang musim ini,” semprot Kolarov.

Menanti Kembalinya Lautaro Martinez

Tanpa kemenangan dalam empat laga kompetitif terakhir menjadi sinyal bahaya bagi Inter. Absennya Lautaro Martinez akibat cedera dituding sebagai lubang besar yang gagal ditambupi oleh barisan striker lainnya.

Kolarov menepis anggapan bahwa masalah hanya ada pada tumpulnya lini depan. Menurutnya, kegagalan tim membangun serangan dari lini belakang juga menjadi penyebab minimnya suplai bola matang.

“Para penyerang sangat fundamental bagi gaya main kami, mereka harus mampu menahan bola. Namun, kami juga butuh kualitas yang lebih baik saat membangun serangan dari belakang untuk memberi servis yang tepat bagi para striker,” jelasnya.

Kini, fokus Inter terbelah ke jeda internasional di mana sebagian besar pemainnya akan bergabung dengan Timnas Italia asuhan Gennaro Gattuso.

Kolarov hanya bisa berharap para pemainnya kembali dalam kondisi bugar untuk menghadapi jadwal neraka melawan Roma dan Como setelah jeda berakhir. Ia mengonfirmasi hampir seluruh pemain dalam kondisi sehat, kecuali Alessandro Bastoni yang masih dalam pantauan medis.

TERSEDIA JUGA : LIVE SCORE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *