04/06/2026
Kisah Miris Evan Dimas, Mantan Kapten Timnas Indonesia yang Ditekel Horor hingga Pakai Kursi Roda di Final SEA Games

Kisah Miris Evan Dimas, Mantan Kapten Timnas Indonesia yang Ditekel Horor hingga Pakai Kursi Roda di Final SEA Games

Beritabola206.com – KISAH miris Evan Dimas, mantan kapten Timnas Indonesia yang ditekel horor hingga pakai kursi roda di final SEA Games akan diulas Okezone. Nama Evan Dimas pertama kali mencuat ketika membawa Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2013.

Setelah itu, Evan Dimas menjadi gelandang andalan Timnas Indonesia U-22, U-23 maupun senior. Di SEA Games 2019, Evan Dimas dan Zulfiandi dipanggil pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri untuk mengisi slot senior.

Kehadiran dua pemain ini terbukti mengangkat performa Timnas Indonesia U-22. Skuad Garuda Muda melaju ke final SEA Games 2019 untuk menantang Timnas Vietnam U-22 yang tengah menggeliat di bawah asuhan pelatih asal Korea Selatan, Park Hang-seo.

  1. Kaki Evan Dimas Diinjak Doan Van Hau
    Laga Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam U-22 di final SEA Games 2019 berlangsung ketat sejak awal pertandingan. Kedua tim saling membuka ruang untuk mencetak gol pembuka.

Namun, petaka menimpa Timnas Indonesia U-22 di menit 20. Saat itu, engkel kapten Timnas Indonesia U-22 Evan Dimas diinjak fullback kiri Vietnam, Doan Van Hau.

Evan Dimas pun mengerang kesakitan dan tak bisa melanjutkan pertandingan. Saat Evan Dimas keluar lapangan, skor sama kuat 0-0.

Kisah Miris Evan Dimas, Mantan Kapten Timnas Indonesia yang Ditekel Horor hingga Pakai Kursi Roda di Final SEA Games

Ketiadaan Evan Dimas dimanfaatkan betul oleh Vietnam. Singkat kata, Vietnam meraih medali emas SEA Games 2019 setelah menang 3-0 atas Timnas Indonesia U-22. Gol-gol Vietnam dicetak via brace Doan Van Hau (39’ dan 73’) serta Do Hung Dung (59’).

  1. Duduk di Kursi Roda
    Saat penyerahan medali perak SEA Games 2019, Evan Dimas hadir bersama pemain Timnas Indonesia U-22 lain. Karena tak sanggup berdiri, Evan Dimas yang saat itu berusia 24 tahun hadir menggunakan kursi roda.

Evan Dimas pun menunjukan kebesaran hatinya. Ia mengaku tidak sakit hati meski telah dibuat cedera parah oleh Doan Van Hau, pemain yang dikenal sering bermain kasar ini.

“Dia (Van Hau) sempat minta maaf kepada saya. Saya pribadi memaafkannya, tidak ada sakit hati. Kalau sedih pasti sedihlah (cedera), tapi belum tahu cederanya. Saya rasa memang apa pun hasilnya harus disyukuri,” kata Evan Dimas saat itu.

Sekarang di usia 30 tahun, Evan Dimas tak lagi berkarier sebagai pesepakbola profesional. Klub profesional terakhir yang dibela Evan Dimas adalah Persik Kediri pada 2024.

BACA JUGA : Man of the Match Juventus vs Pafos: Kenan Yildiz

Bonus Member Baru Slot Games 100% (Max Bonus 100rb)
syarat : minimal deposit 100rb & TO x15

BonusDeposit Harian 10% (Max Bonus 200rb)
syarat : minimal dp 50rb & TO x3

BonusCashback Mingguan 5%
syarat : Minimal Kekalahan 500rb (khusus game slot, sportbook, sabung ayam, casino games)

-Bonus Rollingan Casino 1%
syarat : Minimal Rollingan 1jt (khusus Live Casino)

Bonus Referral 2,5%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *